Perawatan Penghilang Komedo


Ini nih, masalah wajah yang banyak dikeluhkan para perempuan. Iya kan? Kalian pasti suka sebal dengan komedo yang selalu muncul padahal sudah dirawat atau menggunakan cara-cara tertentu biar komedo hilang, tapi tetap selalu muncul. Hmm. Saya dulu juga begitu, tapi setelah banyak kepo-kepo beauty guru, akhirnya saya tidak se-desperate itu lagi dengan masalah komedo. Nah, di artikel kali ini, saya mau sharing tentang tahap-tahap menghilangkan komedo yang menurut saya paling berhasil dibanding dengan yang sebelum-sebelumnya saya lakukan.

Anyway, perawatan komedo ini sifatnya sementara. Saya belum pernah nemu perawatan penghilang komedo yang permanen sih (entah sebenarnya bisa atau nggak menghilangkan komedo secara permanen. Hehe). Kalau diantara kalian ada yang tahu, boleh lho share infonya. Oiya, metode penghilangan komedo yang saya lakukan ini terinsiprasi dari metodenya Liah Yoo (bisa lihat videonya di sini) dan informasi yang saya dapatkan dari web The Klog (lihat di sini). Pokoknya, kedua sources tersebut merupakan sumber informasi tentang skincare yang paling saya sukai sekarang ini. Soalnya, mereka benar-benar menjawab pertanyaan saya mengenai skincare dan penanganannya yang baik.

Langkah-langkah menghilangkan komedo ini saya lakukan rutin selama seminggu 2 kali. Totalnya ada 4 tahap, mungkin memang terlihat ribet, tapi setelah dilakukan, sebenarnya nggak seribet itu kok. Apalagi, kalau udah terbiasa. Saya rutin melakukan metode ini hampir setahun dan pernah beberapa kali gonta-ganti sedikit step-nya. Sampai akhirnya sreg dengan step yang akan saya jelaskan di bawah ini.

Here are the step by step..

1. Cleanse
Tahap yang sangat basic, memang. Tapi yang paling penting. Jadi, biasanya saya membersihkan muka (pada saat mandi). Terus, setelah mandi, baru melakukan blackheads treatment.


2. Exfoliate
Tujuan tahap ini selain mengangkat sel kulit mati, komedo juga bakal terangkat. Jadi, setelah melakukan exfoliation, biasanya saya melihat komedo-komedo di hidung jadi lunak dan pada berdiri. Wkwk. Exfoliator yang kalian gunakan bisa berbentuk apa aja. Pokoknya yang biasa kalian pakai dan kalian punya. Saya sih biasa menggunakan physical exfoliator seperti scrub. Hehe. Scrub yang saya gunakan juga scrub apa aja yang murah. Karena saya berpikir, mau scrub murah atau mahal sepertinya cara kerjanya tetap sama, yaitu mengangkat sel kulit mati.


2. Extraction
Tahap ini memang kontroversial ya. Banyak yang bilang, memencet komedo malah memperparah atau bahkan bisa melukai kulit. Yang paling parah, (katanya) bikin hidung jadi muncul jerawat. Tapi, justru ini tahap yang paling saya suka. Hehe. Soalnya, dengan menggunakan alat pencetan komedo, saya jadi bisa membasmi dengan mudah semua komedo. Asal dilakukan dengan hati-hati dan memperhatikan ke-steril-an alat, hidung kita justru akan lebih bersih karena komedo hampir seluruhnya hilang. Saya pun biasa membersihkan alatnya pakai alkohol, sebelum dan sesudah extraction. Kalau di wesbite The Klog, setelah proses ekstraksi ini, dianjurkan buat menggunakan toner yang mengandung Salicylic Acid, buat menenangkan kulit (contoh: Benton Aloe BHA Skin Toner).


3. Clay Mask
Kalau kata Liah Yoo, Clay Mask bisa membersihkan komedo secara tuntas. Website The Klog juga bilang begitu. Hehe. Soalnya, mungkin Clay Mask bisa membersihkan kulit secara mendalam (deep cleanse). Pantas aja Clay Mask wajib ada di blackheads treatment ini. Tapi memang sih, setelah pakai Clay Mask, rasanya hidung jadi lebih bersih dan enteng.


4. Tone
Kalau tahap ini, fungsinya buat membersihkan sisa-sisa Clay Mask yang ada di wajah, biar nggak muncul komedo baru. Saya juga sengaja pakai toner yang mengandung alkohol cukup banyak, karena rasanya pori-pori jadi makin ketutup. Padahal, katanya sih pori-pori itu nggak bisa kebuka atau ketutup. Hehe. Setelahnya, baru pakai hydrating toner dan lanjut ke tahap skincare saya selanjutnya.

Itu 4 tahap yang biasanya saya lakukan. Kulit saya kombinasi dan cukup sensitif, tapi menerima blackheads treatment ini (which is kinda harsh karena melibatkan alkohol. Hehe). Sebenarnya, kalian juga bisa pakai toner yang nggak menggunakan alkohol kok kalau wajah kelewat sensitif. Yang penting, jangan lupa pastikan kalau kulit sudah bersih dari sisa-sisa treatment.

Anyway, produk-produk yang saya foto adalah yang lagi saya gunakan. Saya pun biasanya gonta-ganti produk kok, asal fungsinya sama. Kalian juga nggak harus pakai produk yang sama dengan saya. Pakai aja produk yang ada di meja rias. 😁

That's it! Hope you find this article helpful 😝

No comments

I like to hear your thoughts! So, don't hesitate to comment :)