Saturday, February 3, 2018

REVIEW: Naavagreen Sunscreen


Kalau aku harus memilih satu item skincare yang nggak bisa aku tinggalkan sebelum keluar rumah, jawabanku pasti sunscreen. Sunscreen memang penting banget, apalagi untuk wajahku yang sangat sensitif dengan matahari. Wajahku sangat rentan dengan kusam dan kemerahan kalau terkena sinar matahari. Jadi, sunscreen merupakan hal yang wajib aku pakai, bahkan kalau tidak keluar rumah sekalipun.

Nah, kali ini aku akan mereview sebuah sunscreen dari Naavagreen yang bisa jadi pilihan kalian. Naavagreen adalah salah satu klinik kecantikan dari Jogja yang udah berdiri sejak tahun 2012. Kalau mau tahu tentang Naavagreen, kamu bisa cek di website mereka disini. Meskipun produk ini dari klinik kecantikan, sunscreen ini bisa kamu pakai tanpa resep dokter. Jadi, kalian bisa membelinya secara bebas.


Kandungan-kandungan sunscreen ini bisa kalian lihat pada gambar di atas ya! Sunscreen ini merupakan jenis physical atau mineral sunscreen karena mengandung titanium dioxide, yang cara kerjanya adalah memantulkan sinar UV dari muka kita. Physical sunscreen sangat cocok untuk kalian yang memiliki kulit sensitif, seperti aku contohnya, yang rentan dengan sinar matahari, karena nggak seperti chemical sunscreen yang melindungi kulitmu dari sinar matahari dengan cara menyerap sinar UV dan mengubahnya dengan bahan-bahan kimia menjadi energi panas yang akhirnya membuat mukamu jadi merah (penjelasan tentang jenis-jenis sunscreen akan segera dibuat di blog ini).

Kandungan di dalam sunscreen ini yang nggak kalah penting adalah niacinamide. Niacinamide memang sangat populer belakangan ini dan banyak digunakan pada produk-produk skincare. Fungsi utamanya adalah mencerahkan kulit. Jadi, selain terlindungi dari sinar matahari, skincare ini secara nggak langsung juga bisa mencerahkan. Kebanyakan physical sunscreen memang mengandung niacinamide yang justru menguntungkan buat kita. Dapat dua fungsi sekaligus, melindungi dari sinar UV dan mencerahkan kulit. Hihi.

Sayangnya, untuk kalian yang rentan jerawat atau memiliki kulit yang kelewat sensitif, mungkin nggak disarankan menggunakan produk ini karena produk ini mengandung turunan alkohol dan paraben; cetearyl alcohol, methylparaben, ethylparaben, butylparaben, propylparaben. Sebenarnya, paraben adalah bahan pengawet yang lazim dipakai di produk kecantikan, asal pemakaiannya nggak terlalu banyak. Jadi, untuk kalian yang memiliki kulit super sensitif dan acne-prone harus hati-hati kalau memilih skincare.


Produk ini bertekstur creamy, tapi ringan banget! Awalnya aku juga sedikit underestimate kalau produk ini akan berat dan greasy. Ternyata, setelah aku colek untuk pertama kalinya, produk ini ringan. Ringan banget malah! Finishnya glowy. Untuk kalian yang memiliki wajah berminyak, mungkin agak sedikit greasy. Sayangnya, aku kurang suka dengan baunya yang agak aneh menurutku. Tapi, sebenarnya nggak terlalu menganggu sih.


Yang aku suka dari produk ini adalah nggak memberikan white cast. Eh, sebenarnya aku malah suka sih dengan sunscreen yang mengandung white cast karena kulit kusamku akan tertutupi dengan white cast yang bisa membuat mukaku terlihat cerah. Untungnya, sunscreen ini tipenya physical, jadi nggak membuat mukaku kemerahan atau tambah kusam. Hihi.

Overall:
+ Ringan
+ Physical sunscreen (which I like)
+ No white cast
+ Mengandung niacinamide
+ Finishnya glowy
- Mengandung turunan paraben dan alkohol
- Baunya aneh

Where to buy?
Kalian bisa beli produk ini di toko-toko kosmetik terdekat. Sayangnya, masih di jual di sekitar Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur aja :(

Ini merupakan ketiga kalinya aku mereview sunscreen. Kalian bisa cek reviewku tentang sunscreen lainnya disini ya. Semoga sunscreen ini bisa jadi pilihan kalian! See ya!

Tuesday, January 30, 2018

REVIEW: NYX HD Photogenic Concealer Wand - Fair

 
Halo! Kali ini aku akan me-review sebuah produk dari NYX Professional Makeup yang aku dapatkan dari Sephora beberapa bulan lalu. Beberapa dari kalian ada yang sangat menunggu-nunggu review ini kan? Akhirnya, I made it to the review! Haha. Sebenarnya, masalah terberat buatku untuk me-review sebuah produk adalah memfotonya (selain mencoba produknya terlebih dulu pastinya). Karena aku hanya mengandalkan smartphone untuk memfoto produk, aku harus menunggu cahaya yang pas biar dapat hasil foto sesuai dengan yang aku mau. Pembelaan atas rasa malas aja sih sebenarnya. LOL.

Beberapa dari kalian pasti penasaran dengan produk ini kan? Jujur, ini adalah liquid concealer pertamaku, dan karena aku masih termasuk baru dalam dunia makeup, ini merupakan concealer keduaku. Concealer pertama yang kupunya adalah Canmake Color Mixing Concealer yang bentuknya padat. Aku lebih suka dengan produk ini dibandingkan dengan Canmake concealer yang pernah aku punya. Mungkin karena produk ini memiliki tekstur liquid, jadi lebih mudah di blend.


Shade yang aku punya adalah CW02 - fair. Memang lebih muda dari warna kulitku yang termasuk antara nude atau light beige ini, tapi concealer ini nggak terlihat terlalu muda di wajahku. Aku adalah salah satu penganut kepercayaan "menggunakan concealer satu tingkat lebih cerah dari warna kulit untuk under eye". Hihi. Atau memang harusnya kaya gitu ya? Entahlah. Haha.


Sebenarnya, aku nggak hanya menggunakan concealer ini untuk under eye aja. Bekas-bekas jerawat dan redness juga aku tutupi dengan concealer ini dan untungnya, concealer ini tidak terlihat terlalu muda di mukaku. Walaupun, sebenarnya shade fair memang bukan shade yang tepat untuk warna kulitku.
 
Tekstur produk ini lumayan ringan. Tapi, jika kalian mengaplikasikannya beberapa layer, produk ini akan terasa berat dan bisa jadi cakey dan creasing. Sayangnya, produk ini cuma memiliki life span selama 6 bulan. Sayang banget ya kalau nggak habis.


Aku selalu menggunakan moisturizer (dan rangkaian skincare lainnya) sebelum menggunakan ini karena daerah bawah mataku agak kering. Selain itu, produk ini juga akan sedikit creasing kalau aku mengaplikasikannya langsung tanpa melembabkan daerah-daerah di wajahku yang biasanya kering, seperti bawah mata, sekitar hidung, dan sekitar bibir. Jadi, aku selalu memastikan kalau wajahku well-hydrated sebelum menggunakan makeup (semoga memang udah well-hydrated beneran ya).
 
Coverage-nya antara sheer to medium, yang berarti nggak benar-benar menutupi daerah under eye-ku yang cukup hitam. Kalian bisa melihat foto di atas, kalau kalian masih bisa sedikit melihat under eye-ku yang gelap. Tapi, coverage produk in bisa di build up beberapa layer. Sayangnya, kalau terlalu tebal akan terlihat cakey.
 
Yang aku suka dari produk ini adalah nggak membuat under eye-ku terlihat abu-abu. Walaupun, aku nggak memakai color corrector atau apapun sebelumnya. Warnanya hampir menyatu dengan kulitku. Produk ini juga cocok untuk makeup natural, karena coverage-nya sheer to medium.

Kesimpulan:
+ Formulanya ringan
+ Sheer to medium coverage (buildable)
+ Natural
+ Tidak membuat under eye jadi abu-abu
- Agak sedikit creasing
- Life span-nya hanya 6 bulan

Score:
3.5/5
 
Harga:
IDR 110.000

Itu dia review-ku kali ini. Review yang aku buat ini berdasarkan pengalamanku menggunakan produk ini ya! Concealer NYX ini cukup bagus, walaupun bukan yang concealer yang paling bagus. Tapi, tetap worth to buy kok! Let me know in the comment tentang produk ini kalau kalian sudah pernah mencoba juga ya! Atau, buat kalian yang belum mencoba, apakah tertarik dengan produk ini?

Sunday, January 21, 2018

REVIEW: Canmake NOSE Shadow Powder


Are you looking for a highlighter which doesn't shine bright like me a diamond? I mean, a highlighter for your natural makeup on a daily basis. Or..this might be useful for you, an oily combination skin but still want a glowy finish for your makeup. It's a Japanese brand that happens to be reviewed this time.
Apakah kamu sedang mencari highlighter yang tidak begitu intense? Highlighter yang cocok digunakan sehari-hari. Atau...mungkin ini akan berguna buatmu yang mempunyai wajah berminyak tapi ingin memiliki finish yang glowy untuk makeupmu. Aku akan mereview sebuah brand dari Jepang yang cocok untuk dipakai sehari-hari sebagai highlighter.

It's Canmake and probably you've ever heard it before cause this brand is good and has variety of makeup products. One special thing is that the packaging is always cute and fun. Sometimes, it makes you can't resist to buy the product. Haha. Anyway, the product that I'm gonna review this time is Canmake Nose Shadow Powder.
Nama brandnya adalah Canmake, mungkin kalian tidak asing dengan brand ini karena brand ini mempunyai kualitas yang cukup bagus dan banyak disukai pecinta makeup. Satu hal yang spesial dari brand ini adalah packagingnya yang selalu cute, rasanya kaya pengen aku makan! Sampai-sampai, mungkin kamu ingin membelinya hanya karena packagingnya yang sangat cute. Haha. Anyway, produk yang aku maksud adalah Canmake Nose Shadow Powder.

Actually, this is not just a highlighter, but more like for shading and highlighter for the nose, as you might read on the packaging of the product. However, I don't only use it to highlight the nose, I apply it on the cheekbones, and other part as well.
Sebenarnya, produk ini adalah highlighter untuk bagian hidung, tapi aku juga menggunakannya sebagai highlighter di bagian yang lain. Produk ini juga memiliki shading, tapi menurutku shadingnya tidak intense. Mungkin karena kulitku yang tidak seputih orang Jepang kali ya. Haha.


It comes in two-sided color, light brown for the shading and cream for the highlighter. I don't really use it as a shading since the shading color is too light for me who has a light beige skin. The color of the shading is more like match my skin color, so it doesn't look like a shading. I think if you have a fair skin, you can use this as a shading tho it might also look a slight shading. However, I keep using the shading as a highlighter or an eye shadow for my makeup no makeup look. Probably because it's specially made for the nose so it's not really pigmented. Which is why I only use it as the highglighter cause it works great.
Seperti yang sudah aku katakan di atas, produk ini memiliki dua warna, satu untuk highlighter, satunya lagi untuk shading. Aku nggak menggunakan shading itu sebagai 'shading', karena warnanya terlalu muda untuk shading di kulitku yang light beige ini. Warna shadingnya justru malah seperti warna kulitku sendiri. Mungkin kalau kamu punya warna kulit yang lebih putih dari aku, shadingnya baru akan kelihatan. Akhirnya, aku menggunakan shading ini sebagai highlighter juga, atau sebagai natural eyeshadow.

I like how natural this highlighter turns out on my skin. It's perfect for a natural makeup cause it doesn't look too much. Although this product is actually made for the nose, I don't apply only on the nose. I apply on the cheekbones, upper of the eyebrow, cupid's bow, and other parts. It does make my skin look so glowy even if I apply a powder (which makes my face look matte) underneath. Or, it makes my skin even more glowy underneath a glowy foundation, but still doesn't look too shiny, no worries.
Highlighter ini jika dipakai terlihat sangat natural, cocok banget deh buat natural makeup yang tentunya nggak butuh highlighter yang terlalu menyala. Meskipun sebenarnya produk ini dibuat untuk hidung saja, aku tetap menggunakannya di pipi, dan bagian-bagian lain yang biasa diaplikasikan highlighter. Produk ini sukses membuat look ku jadi glowy meskipun sebelumnya aku menggunakan bedak yang finishnya matte. Produk ini membuat look-ku menjadi lebih glowy setelah pemakaian foundation yang juga glowy. Tapi, tetap ya, shiny-nya nggak keterlaluan kok.

If you have an oily skin, you might probably should avoid a glowy-finish product that will make your skin look even more oily. However, you can still use this product. My tip is you have to apply the product that can really hold the oils on your face before you apply this highlighter. Trust me, your face will look glowy without looking oily.
Kalau kalian mempunyai kulit yang berminyak, mungkin kalian memang menghindari produk-produk dengan finish glowy. Meskipun begitu, kamu bisa menggunakan produk ini loh! Caranya adalah tetap gunakan produk-produk yang dapat menahan minyak sebelum menggunakan ini. Nah, setelah look mu sudah terlihat matte, tambahkan highlighter ini di beberapa tonjolan muka, supaya mukamu terlihat glowy tanpa minyak!

Conclusion:
+ Perfect for natural glowy makeup
+ Suits oily skin
+ Can be used not only on the nose
- The shading is not pigmented

Price:
IDR 158.000

The thing I like about Japanese product is they always care about every detail. Like in this product that comes in a soft and good brush! Like, seriously it's soft and it's very pleasant to apply the product using the brush that is included.
Hal yang aku suka dari produk Jepang adalah mereka selalu peduli setiap detail produknya. Seperti produk ini yang juga memiliki brush lembut! Benar-benar lembut loh, seperti brush favorit yang kamu beli. Sangat nyaman jika kamu mengaplikasikan produknya menggunakan brush ini.


That's all about this review! Anyway, this happens to be my first post on 2018 so, happy new year!

Sunday, December 31, 2017

Cara Memilih Warna Foundation - and my foundation journey


WARNING: this is going to be a long post. So, breath and read carefully :)
PERHATIAN: post ini lumayan panjang. Jadi, jangan lupa tarik napas yang dalam dan baca dengan seksama :)

Finding the right shade of foundation could be tricky. Especially, when we purchase the foundation online. We couldn't try before we buy. It might be darker or lighter, or the worst, ashy. Out of our expectation. We have to research on web, from store to store to find which brands and which of the right shade for our skin color. And to begin all that, we have to understand well which shade are we in.
Menemukan shade foundation yang tepat memang agak susah. Apalagi, jika kita membeli secara online. Kita nggak bisa mencobanya sebelum membeli. Bisa jadi foundation yang kita beli lebih terang, lebih gelap, atau bahkan abu-abu di kulit kita. Kita harus sering-sering browsing, atau datang ke counter-counter yang menyediakan foundation untuk mengetahui brand apa dan shade mana yang cocok buat kulit kita. Dan untuk memulainya, kita perlu tau baik tentang shade kulit kita.

There are many types of skin color from fair to dark, and it's not that hard to know which skin color you are, right? I mean, you don't need to know the specific name of your skin color, as long as you can predict which skin color you are categorized in. Basically, skin color can be categorized in three; light, medium, and dark. You have to know which category your skin is. Mine is categorized as light skin, between nude and beige. I don't really know which color I am, cause each brand has its own standard of name. It can happen like this, brand X provides a lighter nude color than brand Z. So, research is really needed.
Ada banyak warna kulit dari yang cerah sampai gelap, dan sebenarnya nggak terlalu susah untuk mengetahui warna kulit kita kan? Maksudnya, kita nggak harus tahu nama spesifik dari warna kulit kita, selama kamu bisa tahu warna kulitmu ada di kategori mana. Pada dasarnya, ada tiga kategori warna kulit; light, medium, dan dark. Kamu harus tahu kulitmu ada di kategori mana. Kalau aku, ada di kategori light, antara nude dan beige. Aku nggak begitu tau sih warna spesifi kulitku apa, karena tiap brand juga punya standar namanya masing-masing. Contohnya, brand X punya shade nude yang lebih terang di kulitku, sedangkan brand Z memiliki shade nude yang lebih tua dari kulitku. Jadi, browsing sebelum membeli itu memang perlu.

It's always a trial and error in choosing the right shade of foundation. I been there, done that. It was kinda frustrating whenever I realized that the foundation I had applied didn't match with my skin color. I thought, I'd chosen the right color, but it looked "ashy" on my skin. It happened on my first foundation I bought which actually I bought a year ago.
Selalu ada 'trial and error' dalam memilih shade foundation yang tepat. Aku juga pernah mengalami itu. Memang sih, sedikit bikin frustrasi kalau foundation yang kita apply nggak match di kulit kita. Aku pernah membeli foundation yang aku pikir udah cocok dengan kulitku, tapi setelah diaplikasikan malah kelihatan ashy atau abu-abu.

After that, I learned more, I observed more about foundation and why it doesn't match my skin well while actually it was just right color like my skin. In this post, I'm also gonna give you a little guide to choose the right foundation color for your skin.
Setelah itu, aku cari tahu lebih tentang foundation dan kenapa foundationku nggak match dengan warna kulitku, padahal sebenarnya aku memilih shade yang sama dengan kulitku. Di post ini aku akan memberikan beberapa cara untuk memilih foundation berdasarkan pengalamanku.

1. Know your undertone
Undertone made it easy to choose the right foundie color, trust me! Basically, undertone is divided into three; pink/cool, neutral, and warm/yellow. To know your undertone, all you need to do is just check your veins inside the wrist. If your veins is greenish, you have warm undertone. If it's like blueish, you likely have a cool undertone. But if you see neither blueish or greenish (cause blue and green are both dominating), probably you have a neutral undertone.
Undertone akan mempermudah kalian untuk memilih shade foundation yang tepat. Pada umumnya, undertone dibagi menjadi tiga; pink/cool, netral, dan warm/yellow. Untuk tau undertone kalian, kalian bisa melihat peredaran dara di sekitar pergelangan tangan. Jika warna peredaran darah kalian didominasi warna hijau, berarti kalian mempunyai undertone warm. Kalau peredaran darahnya kebiruan, berarti undertone kalian cool. Lalu, kalau kalian melihat peredaran darah kalian memiliki warna hijau dan biru yang sama-sama dominan, berarti kalian memiliki undertone netral.

Most foundation products has specifically made for certain undertone. Some brand has clearly mentioned the color and the undertone for its products. However, some also don't, so research is needed here. It is best to read the review of the foundation you want before you buy.
Hampir semua foundation telah dispesifikasikan untuk undertone tertentu. Beberapa brand bahkan menyebutkan undertone pada setiap shade untuk mempermudah kalian memilih. Tetapi, beberapa juga tidak mencantumkan undertone. Jadi, kalian tetap harus browsing sebelum membeli foundation yang kalian inginkan.

2. Don't ever swatch the shade on your hand!
Image via intu.co.uk
Usually, most women swatch the foundations they likely to buy on hand and choose which shades has the most similar color to their hand. Actually, this method is wrong. It might match your face, but most of the time, it doesn't. So, it's better to swatch the foundations around your face and neck cause you want to apply the foundation on that area, right? This way might be better than swatch on your hand.
Biasanya, para wanita menswatch foundation yang mereka ingin beli di tangan. Sebenarnya, ini cara yang salah, Beberapa orang punya warna kulit tangan yang beda dari wajahnya. Jadi, lebih baik menswatch foundation yang ingin kita beli di antara wajah dan leher, karena kalian juga mau pakai foundation di sekitar wajah dan leher kan? Cara ini bisa menentukan foundation yang paling tepat buatmu.

3. If you buy, pay attention to the light around the place
The lighting in the area/counter often distract the real color of the foundation. Sometimes, the lighting can be yellowish or too white that will affect the color of the foundation you swatch. So, I think it's better to swatch it, then bring it home and see the swatch in the natural lighting and go back there tomorrow.
Lighting di area toko/counter kosmetik juga somehow menganggu kita memilih foundie, loh. Kadang, ada yang memiliki ruang dengan lampu yang kuning, ada juga yang terlalu putih. Jadi, lebih baik, swatchnya disimpan lalu kita lihat di rumah dengan cahaya alami. Trus balik lagi deh besok ke tokonya dan beli shade yang paling cocok.

4. It's better not to buy online
As you might know in those three points that finding the right foundation color is tricky, I guess, if you try to buy online, it will be more tricky. You can't swatch the foundation you likely to buy, can you? It will be really hard, especially for you as the first timer. However, if you feel like you already know your skin color and has researched the product quite much, I think you will find the right product. Especially, if the brand provides the information of the undertone in each shade of the foundations.
Seperti yang kamu tahu dari tiga poin di atas, menemukan warna foundation yang tepat memang gampang-gampang-susah. Sepertinya, kalau beli online juga akan tambah susah. Kalau beli online, kita nggak bisa swatch foundienya. Apalagi kalau kalian first timer dan belum tahu shade yang tepat buatmu yang mana. Tapi, kalau kalian sudah cukup berpengalaman dan sudah browsing banyak tentang warna foundation yang cocok untukmu, boleh-boleh saja beli lewat online. Apalagi kalau websitenya memberikan keterangan tentang undertone.


So that was the guide, I hope it's clear enough and make you feel easier finding the right shade. Move on to my own story now (as I said, this post is gonna be long, I let you breath).
Jadi, itu dia guidenya, semoga cukup jelas dan cukup dimengerti kalian ya. Move on ke pengalamanku sekarang (aku sudah bilang, kalau post ini lumayan panjang, jadi sabar aja yah hehe)

Actually, I'm not that expert (of course I am not). I made this post based on my experiences and I'd like to share with you since I believe, still many of you don't know how to choose the right foundation color.
Sebenarnya aku bukan expert (nggak ada yang ngomong aku expert juga sih, hehe). Aku membuat postingan ini berdasarkan pengalamanku dan aku ingin membagikannya ke kalian karena aku percaya masih banyak dari kalian yang masih bingung bagaimana memilih shade foundie yang tepat.


It was around a year back then I bought my first foundation which I'm actually still using until now. The first foundation I bought is Revlon Colorstay in shade 220 natural beige. In Indonesia, there is a few shades that's available, so it's kinda hard to match it with your skin tone. I bought that shade because it was the most similar shade to my skin. However, after I applied it, I realized that it doesn't match my skin. I think, it was kinda ashy for my skin. It's too pinky.
Sekitar satu tahun lalu, aku pertama kalinya membeli foundation yang masih aku pakai sampai sekarang. Foundie pertama yang aku beli adalah Revlon Colorstay shade 220 natural beige. Di Indonesia, hanya sedikit shade yang available, jadi memang agak susah untuk memilih foundie Revlon yang cocok buat warna kulit dan undertonemu. Aku membeli shade tersebut karena aku pikir, itu warna yang paling tepat buatku. Tapi, setelah aku apply, aku sadar kalau shade tersebut nggak match di kulitku. Seperti terlihat ashy atau abu-abu dan terlalu pink di wajahku.

I began to research, what was the cause, why my skin can't accept that pinky shade until become ashy. Then, I started to research about undertone and check my own undertone. I found out that my undertone is neutral, which is why it doesn't match with my current foundation (which has cool undertone) at that time. I thought of selling the foundation I have and buy another one. However, Sephora Indonesia asked for a partnership with my blog for promoting NYX Professional Makeup that has just launched on their website. I found a good foundie of NYX! But it still doesn't match my undertone. Only a few shades available on the website. So, I did a little research on the official NYX Professional Makeup website and found out that NYX has mentioned the undertone in each foundie products. It made me easier.
Lalu, aku memulai browsing tentang foundie, apa penyebab ashy tersebut, kenapa kulitku nggak bisa pakai warna shade pink sampai jadi ashy. Kemudian, aku mencoba mencari tahu apa itu undertone dan coba cek undertoneku. Ternyata undertoneku netral, makanya aku nggak cocok pakai shade Revlon yang pinkish tadi. Aku juga sempat berpikir untuk menjual foundie Revlonku dan beli foundie lain yang lebih cocok. Tapi, suatu hari Sephora Indonesia ngajakin partnership nih dan memintaku untuk promot NYX Professional Makeup yang baru launch di web mereka. Dan aku menemukan foundie yang bagus dari NYX. Sayangnya, cuma beberapa shade yang available di web. Jadi, aku browsing di web NYX Professional Makeup untuk memilih shade yang paling mendekati kulitku. Beruntungnya, website NYX juga memberikan keterangan undertone di setiap shade foundation!

I ended up choosing the nude shade of NYX Stay Matte but Not Flat Liquid Foundation (read the review here) since it's the most matched shade for my skin tho the undertone doesn't. This shade has warm undertone. Luckily, if it's mixed with my Revlon Colorstay foundation (has cool undertone), it becomes neutral.
Akhirnya aku membeli shade nude dari NYX Stay Matte but Not Flat Liquid Foundation (baca reviewnya disini) karen cuma itu shade yang paling cocok untuk kulitku walaupun tidak dengan undertoneku. Shade tersebut dikhususkan untuk undertone warm. Beruntungnya, kalau dicampur dengan foundie Revlonku yang punya cool undertone, foundation tersebut akan menjadi netral. Yang berarti akan cocok di warna kulitku.

left to right: Revlon Colorstay Foundation (natural beige) - NYX Stay Matte but Not Flat Liquid Foundation (nude) - Mix of both foundation

After that, I always mix my both foundation together and it matched my skin really well. It doesn't look like I'm wearing any foundation. This also might be useful for you. If you have a neutral undertone like me, but you have a wrong foundation either in warm or cool undertone, you can buy another tone and then mix it.
Setelah itu, aku selalu mencampurkan kedua foundationku dan benar-benar match my skin really well. Kaya nggak pakai foundie deh pokoknya. Mungkin trik ini bisa juga dipakai. Kalau kalian punya undertone yang netral sepertiku dan pernah salah memilih foundation karena belum tahu undertonemu, kamu bisa beli shade lain yang undertonenya berbeda dari foundie yang kamu punya (asal jangan foundie berundertone netral). Lalu kamu bisa mencampurnya, dan jadi deh foudation untuk kulit netral!


I always mix a few drops of both foundation and put it in a small jar. So, I don't have to mix it again whenever I need to wear it. Sadly, both foundation I have is specified for a normal-oily skin (I used to have a normal-oily skin), while my skin now is normal. I also prefer a dewy finish make up rather than matte. Then, I added a few drops of bio oil, so that my foundation will give a little glowy effect.
Aku selalu mencampurkan beberapa tetes/pump dari kedua foundie yang aku punya dan menyimpannya di jal kecil. Jadi, kalau aku ingin pakai foundation, aku nggak perlu repot-repot ngemix lagi. Sayangnya, dua foundation yang aku punya sebenarnya diperuntukkan untuk kulit normal-berminyak. Sedangkan kulitku normal (dulunya kulitku berminyak). Lalu, aku menambahkan beberapa tetes bio oil di jar kecil itu, so foundieku akan menghasilkan look yang glowy.

I guess, that's all about the foundation color. I hope it really guides you to the right foundation shade! I hope it's helpful enough. Happy hunting!
Ya, jadi itu tadi tentang memilih warna foundation. Semoga postingan ini benar-benar membantu kalian memilih shade foundi yang tepat ya. Happy hunting!

Friday, December 22, 2017

Side-striped Pants

I'm not the kind who likes to follow the trend but, doesn't mean I hate what's trending. I mean, I will do/wear what I like to do/wear no matter if it's on trend or not. And when I like a thing that's trending, I'll be the first person to do/wear it in town. Haha. Just like these side-striped pants which is so trending last year (CMIIW) but, people around me still haven't aware about this trend. Or let's say, they're a bit late? Or maybe they aren't really into fashion.


Side-striped pants are indeed inspired by track pants you wear to the gym or other sport activities. It's just a typical pants which can be wide-legged or skinny or whatever but, it has different color(s) in the sides. Some has one color of the stripe, some may have 2 or three stripes in different colors each side.


Often my friends say that I look like going to swim or gym when I style myself with these pants. Or perhaps, people who see me also do say that way. Haha. I guess, this trend just hasn't arrive yet to the place I live. Wait n see, they'll call me a trendsetter, or guess, people call me an alien? LOL. I'm just kidding.


However, I sometimes see some persons are start wearing these side-striped pants. Finally, I'm not alone. LOL. I found it everywhere. And I think, these pants you can wear pretty much at anytime. Not to mention for your chillin day, a casual hang out; only pair it with T-shirt and sneakers then you're ready to go. Or maybe a little more formal by pairing with shirt or blouse. I did wear these pants with a blouse to go to a job fair. I know right like people stared at me, probably questioning what kind of pants am I wearing. LOL. It actually doesn't matter if you are confident, cause it will look good anyway if you wear it with confidence. As long as it's comfortable for you to wear and doesn't break the rule.


Anyway, I guess it won't be hard again to find these pants. I believe after this there will be many online stores which sell these pants. While at the department stores you can easily find it at Zara, Stradivarius, Pull and Bear, and elses. These pants of mine I made it myself, since I like to customize a clothe, I prefer to sew it myself. I choose a peach-salmon for the stripes and I'm sure you can't find it another one elswhere (but you may prove me wrong :p).